sid.rensingbat.desa.id _Mendengar kata sampah tentu akan terlintas di pikiran kita adalah suatu yang sangat kotor dan menjijikkan, Sampah adalah merupakan barang sisa atau barang yang sudah tidak terpakai. Kehadiran sampah merupakan masalah besar bagi setiap orang, Karena sampah membuat beberapa kejadian banjir, Tempat-tempat akan menjadi kumuh yang tentunya sangat menjijikkan. Namun siapa sangka jika sampah yang tak berguna tersebut bisa di manfaatkan menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai tinggi jika di olah menjadi barang yang dapat di manfaatkan oleh manusia. Bisnis pengolahan sampah belakangan ini menjadi salah satu bisnis yang di minati banyak masyarakat, Bisnis pengolahan sampah menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan dan tentunya mampu menjaga kelestarian lingkungan agar menjadi lebih baik.

Sekarang ini, Usaha pengolahan sampah plastik menjadi salah satu usaha yang sangat menguntungkan yang dapat di pilih menjadi usaha yang sangat menjanjikan kepada pelaku usaha. Banyak sekali sampah yang berserakan dan tidak berguna di sekitar kita, Sehingga kehadiran usaha pengolahan sampah plastik ini kini semakin berpotensi. Usaha pengolahan sampah plastik merupakan usaha industri rumahan yang patut untuk diperhitungkan. Uasaha pengolahan sampah plastik dapat dilakukan dengan langkah mudah dan sangat menguntungkan, cukup hanya dengan mengumpulkan sampah plastik yang nantinya bisa di olah menjadi suatu barang yang dapat digunakan atau menjual sampah plastik tersebut kepada pengusaha yang menjalankan bisnis pengolahan barang dari plastik bekas.

Di Desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur misalnya, Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam bidang Inovasi dan Kreatif sejak 2 bulan lalu yang di motori para pemuda, mulai mengaumpulkan dan membeli sampah dari warga sekitar desa Rensing Bat, Mereka berkeliling ke rumah-rumah pemukiman warga untuk membeli sampah pelastik yang dikumpulkan seperti botol plastik, Karton bekas, Gelas pelastik dan lainnya.

“ Kami akan bergerak setiap sore mencari warga yang memiliki sampah plastik untuk kami beli, Alhamdulillah masyarakat juga sangat antusias mengumpulkan sampah-sampahnya untuk di jual kepada kami, Tujuan kami hanya ingin melihat desa ini bebas dari sampah dan mendukung program yang sering di serukan pemerintah Provinsi NTB tentang Zero Waste” Ujar salah seorang pemuda asal Dusun Lepok yang di tanya media ini Kamis, 29/01/2020 di halaman kantor desa.

Sampah plastik selalu menjadi masalah karena sangat susah terurai, Sampah ini bisa di kumpulkan jika mendapatkan suatu inspirasi untuk mengolah sampah menjadi barang berharga, seperti sampah plastik misalnya, bisa diolah menjadi bahan bakar minyak seperti bensin, solar dan minyak tanah. Sampah plastik seberat 1 kilogram bisa menghasilkan bahan bakar minyak sebanyak kurang lebih 0,8 liter. Untuk pengolahannya sendiri membutuhkan waktu antara 3 sampai 4 jam. Sedangkan sampah bisa diolah menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat untuk pertanian. Cara ini admin dapatkan dari media internet yang banyak sekali terpapar yang bisa saja kita tiru untuk kita praktekkan di tempat kita.

Sekarang ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sedang giat mensosialisasikan program Zero Waste yang merupakan pengolahan sampah dengan pemilahan, pengomposan dan pengumpulan barang layak untuk di jual yang di dukung oleh wadah berupa tong sampah yang memadai. Tong sampah yang harus di sediakan terutama dalam rumah tangga cukup untuk dua jenis sampah yaitu, sampah organik dan anorganik atau sampah basah dan sampah kering.

Seruan Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah tentang pentingnya Zero Waste. Zero Waste menjadi salah satu program prioritas Pemprov NTB dengan target 70 persen pengelolaan dan 30 persen pengurangan sampah di tahun 2023 nanti. Untuk mewujudkan hal tersebut, semua elemen masyarakat harus terlibat dan mengambil peran nyata untuk mengendalikan dan mengelola sampah.