sid.rensingbat.desa.id – Hari ini Selasa, 6/10/2020 bertempat di Posyandu Paok Gading Dusun Timuk Rurung Desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat berlangsung kegiatan Posyandu Remaja yang di khususkan untuk Remaja di usia 10 – 19 tahun.

Dari pantauan media ini sa’at acara berlangsung, Tampak Remaja-remaji desa Rensing Bat yang masih duduk di bangku sekolah SD,SLTP dan SLTA usia 10-19 tahun terlihat sabar mengantri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dengan tetap menggunakan masker sebagai bagian dari upaya mencegah terjangkit Covid-19.

Kepala Desa Rensing Bat Muhammad Hilmi, SE kepada Media Desa Menjelaskan, Posyandu remaja ini merupakan program yang baru pertama kali dilaksanakan di Desa Rensing Bat, Kegiatan ini sebagai salah satu kegiatan berbasis kesehatan masyarakat khusus remaja yang tujuannya adalah untuk memantau dan melibatkan mereka dalam peningkatan kesehatan dan keterampilan hidup sehat secara berkesinambungan.

“Sama seperti posyandu lainnya, posyandu remaja juga melakukan kegiatan pengecekan kesehatan dan konseling. Hanya saja, posyandu remaja lebih menekankan pada edukasi kesehatan remaja, atau lebih tepatnya pemberdayaan untuk mengenali diri sendiri dan mengenali masalah dalam diri beserta solusinya” Jelasnya.

Sementara itu, Ibu Musrianingsih bagian PJUKM Pengembangan Puskesmas Rensing sa’at di wawancara Media ini menjelaskan, Kegiatan yang dilakukan pada posyandu Remaja ini adalah pemeriksaan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, mengukur tekanan darah, lingkar lengan atas dan lingkar perut, serta pengecekan anemia pada remaja puteri.

Kriteria umur untuk posyandu ini yakni antara 10 sampai 19 tahun yang dilaksanakan pada setiap bulan di setiap dusun ataupun desa.

“Pelayanan kesehatan akan diberikan sesuai dengan permasalahan masing-masing, seperti konseling, pemberian obat atau vitamin, pemberian tablet nambah darah yang tujuannya untuk mencegah amenia, menjelaskan mengenai kondisi kesehatan tertentu, dan merujuk remaja ke fasilitas kesehatan jika diperlukan” Jelasnya.

Selanjutnya kata Ibu Ning, Posyandu remaja juga menyediakan pelayanan kesehatan, termasuk pemberian informasi kesehatan maupun informasi penting lainnya kepada remaja termasuk sosialisasi tentang pencegahan pernikahan dini yang sering terjadi di usia remaja.

“Pernikahan yang menurut undang-undang tahun 2015 adalah di usia 19 ke atas. Remaja di usia SMP menurutnya sangat tidak siap untuk menikah, nah di sinilah peran posyandu ini agar bisa kita cegah maraknya pernikahan dini tersebut” Sambungnya.

Selain Manfa’at Posyandu remaja seperti yang disebutkan tadi Jelas Ibu Ning, Sangat berperan penting sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya remaja, perihal informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan. Pengetahuan tersebut mencakup kesehatan reproduksi remaja, masalah kesehatan jiwa, pemenuhan gizi, aktivitas fisik, pencegahan penyakit tidak menular, dan kekerasan pada remaja.

Manfaat lain kata dia,  Posyandu remaja sebagai sarana sosialisasi remaja, Tempat memantau tingkat kesehatan yang di harap dapat membantu para remaja membentuk pribadi yang lebih baik dan berprinsip.